To Become a guest contributor

New Design

Recent Post

Saturday, November 10, 2018
3 trik membuat customer menjadi loyal

3 trik membuat customer menjadi loyal

3 trik membuat customer loyal
trik membuat customer menjadi loyal

Customer alias pembeli saat ini bukan hanya sebagai objek pasif yang membeli produk kita.

Sekarang customer berperan penting atas wajah dari brand kita, hal itu dikarenakan mudahnya mereka mengeluh, mengkoreksi, mengapresiasi, & merekomendasikan suatu brand di sosial media.



Jika produk kita memuaskan, seorang customer bisa menjadi influencer yang menginfluence teman2nya untuk berbondong-bondong membeli produk Anda, tapi sebaliknya, jika mereka kecewa, mereka bisa dengan mudah menghancurkan kredibilitas brand Sobat

Karena hal itu, perlu adanya cara untuk membuat customer puas & loyal kepada Sobat.

1. Kepercayaan
Suatu kepercayaan akan terbangun jika Anda sebagai penjual berhasil memenuhi janji-janji yang sudah dibuat pada awal penawaran. 

Janji yang ditepati akan menjadi track record yang bagus untuk produk & brand Anda. Sehingga memungkinkan mereka betah untuk kembali lagi pada Anda, bukankah suatu hubungan akan langgeng dengan dasar saling percaya? Hehehe... 

2. Sentuh sisi emosional
Menciptakan loyalitas customer bukan hanya sekedar memenuhi ekspektasi dari suatu fungsi produk, tapi juga value yang melebihi hal tersebut. Sisi emosional ini bisa Anda sentuh melalui pelayanan, garansi, & bonus yang melebihi dari nilai produk yang dibeli. Bisa juga memberikan kejutan yang tak terduga.



3. Buat Penasaran
Customer memiliki rasa penasaran yang besar, cara untuk membangun rasa itu dengan menciptakan engagement saat Anda ingin launching produk baru. Lihat bagaimana Apple selalu ramai saat launching produk baru, bahkan rela mengantri berhari-hari. Saya pun telah berkali kali berhasil menerapkan cara ini.

Loyalitas tidak tercipta begitu saja, Sobat harus menciptakannya, semoga 3 cara ini dapat bermanfaat untuk Anda

Selamat mencoba!
Thursday, November 8, 2018
Sudah Buka Jendela kah Hari Ini ?

Sudah Buka Jendela kah Hari Ini ?

Sudah Buka Jendela kah Hari Ini ?

Buka Jendela Wawasan Anda

    Seorang pemuda merasakan ketidak nyamanan di badannya. Hari itu dia merasa flu yang sedikit lebih berat daripada biasanya. Kepalanya berat, badannya terasa dingin. Ia ingin tetap berada dalam kamarnya yang sempit dan pengap untuk tidur. Tapi tak tahan karena flunya akhirnya ia memaksakan diri pergi ke dokter. 

    Dokter memberikan resep obat yang langsung ditebusnya dan ditenggaknya. Kemudian ia pulang dan tidur. Keesokan harinya ia merasa baikan tetapi hanya berlangsung sebentar. Sorenya ia sudah merasa flu lagi. Bahkan lebih parah dari sebelumnya.

   Karena lama tidak pernah terlihat seorang teman baik menjenguknya. Ia melihat si pemuda temannya menemuinya di kamar kosnya yang sempit dan pengap tersebut, dengan keadaan lemas karena flu berhari hari. Sang pemuda menceritakan bagaimana ia mengidap flu berhari hari dan lama tidak sembuh. 

Temannya bertanya : "udah buka jendela belum?" 

Sang pemuda menjawab: "untuk apa?" 

Teman : "kamu tidak membiarkan udara segar masuk kedalam kamarmu, bagaimana kamu bisa sembuh dari penyakitmu, sementara kuman kuman flu menetap dalam kamarmu?"

    Banyak orang yang merasakan kesempitan. Banyak orang mengeluhkan masalah masalah yang tidak kunjung selesai. Banyak orang yang capek menghadapi problema kehidupan. Mereka merasa tidak juga mendapatkan solusi dari semua permasalahan yang dihadapi. 
   
   Mereka pergi ke seminar motivasi, mendapatkan sedikit penyegaran. Tapi kemudian pulang kerumah dan kembali sedih dirundung permasalahan. Tidak juga bisa menemukan solusi, sementara waktu terus berjalan. 
Seminar edukasi di stimik asia malang
Seminar di STMIK ASIA Malang


      Tetapi apakah benar bahwa solusi tidak menghampiri mereka? Aha! Ternyata kebanyakan orang 
bukan tidak pernah dapat angin segar. Angin segar, berbentuk peluang yang bisa merubah hidup,  sering datang, tetapi mereka menutup rapat rapat jendela pengetahuan, jendela pembelajaran, jendela perhatian, dan jendela pemikiran mereka. 

     Mereka tetap memilih berkutat dengan dunianya sendiri, dengan dalih, tidak ada waktu, tidak ada kemampuan, dan lainnya. Padahal tahu, mereka tidak punya kemampuan untuk sembuh dari masalah masalahnya tanpa bantuan dari orang orang yang ada di sekelilingnya. Ini sering di kenal dengan nama zona nyaman. Padahal kenyataanya, jauh dari nyaman. 

     Tahukah anda bahwa hanya dengan membuka jendela batin, mereka bisa melihat dunia yang lain. Hanya dengan membuka jendela hati lapang lapang, mereka bisa berinteraksi dengan peluang. Dengan membuka jendela pembelajaran mereka bisa mendapat pencerahan, yang membawa kepada pemecahan terhadap permasalahan? 

So friends, let me ask you one important question, sudah buka jendela belum hari ini?

Kesalahan dalam beriklan di FB ads

Kesalahan dalam beriklan di FB ads

Kesalahan dalam beriklan di FB ads
Kesalahan dalam beriklan di FB ads


Saat ini beriklan di Facebook memang dikenal sangat powerful dan efisien, mengingat Facebook memiliki ratusan juta user aktif yang mengakses social media ini hampir setiap jam per hari.

Di dalam beriklan, bukan hanya budget dan tujuan iklan saja yang terpenting. Para marketer juga harus memperhatikan efektifitasnya dan menghindari kesalahana beriklan

Di tahap awal, mungkin saja membuat beberapa kesalahan tidak masalah karena ini membuat kita memiliki analisa untuk menciptakan iklan yang lebih baik lagi. Namun, jenis kesalahan yang sama sebaiknya jangan diteruskan agar kita dapat membuat iklan kita memiliki performa yang lebih baik dan yang paling penting adalah on target.

nah, beberapa kesalahanya adalah

Menargetkan yang Bukan Fans

Khususnya di negara kita, jumlah likes yang banyak memang masih dinilai sangat penting demi brand awareness.

Tidak sedikit marketer yang mati- matian menyarankan agar punya fans banyak dulu, tertarget atau tidak itu tidak penting. Well, bukan kah kalau dipikir- pikir ini sama saja dengan buang- buang budget beriklan Anda? Bukankah tujuan Anda dari awal beriklan adalah untuk mendapatkan fans tertarget?

Kalau yang penting jumlah likes nya banyak, tidak penting tertarget atau tidak, mengapa tidak membeli jasa like facebook saja? Lebih murah, bukan?

Kalau tujuan iklan Anda adalah untuk content publishing atau mengarahkan fans untuk situs online Anda, mungkin ini tidak terlalu masalah. Namun jika tujuan Anda adalah meng-konversi fans menjadi calon pembeli potensial untuk #tokoonline Anda, maka fans tertarget adalah harga mati

Bayangkan jika produk Anda yang berupa sparepart motor justru banyak muncul di beranda ibu- ibu yang gemar memasak? Atau sering juga Anda melihat iklan liburan honeymoon, padahal jomblo dan masih berusia 18 tahun? Kira- kira berapa banyak konversinya? Untung atau rugi?


Jadi, statistik jumlah klik akan menjadi percuma jika klik tersebut tidak berasal dari fans yang tertarget. Ayo kita tingkatkan lagi setting audiens kita agar lebih tepat sasaran, baik dari segi usia, gender maupun interest.

Menciptakan Banyak Iklan Sejenis

Mungkin saja Anda berpikir semakin banyak konten untuk diiklankan maka konversi akan semakin besar dan produk kita akan semakin laris manis.

Hal ini bisa saja terjadi, namun tidak efektif. Nyatanya, kesuksesan performa iklan bukan dilihat dari jumlah iklan yang disetting, melainkan seberapa efektif konten tersebut dalam menjangkau target market yang tepat sasaran.

Fitur ‘Boost Post’ dalam Facebook Ads memang cukup menggoda untuk digunakan. Sebagai publisher dan pelaku ecommerce, fitur ini terlihat seperti umpan untuk para pengiklan agar mereka membuka lebih banyak kampanye iklan. Jika Anda tidak jeli dan bijak, biaya iklan Anda bisa membengkak tanpa disadari.

Study Case, Saya pernah testing dua iklan untuk satu campaign yang sama. Dan hasilnya tidak terlalu bagus. Salah satu iklan biayanya jadi lebih mahal dan satu iklan biayanya standar. Setelah beberapa saat iklan yang biayanya agak mahal ini saya hentikan sehingga tinggal satu saja yang running.

Di bulan selanjutnya, untuk jenis iklan yang sama, Saya hanya menggunakan satu iklan untuk satu campaign hasilnya lebih efektif, lebih tertarget dan biayanya lebih murah.

Nah, segitu dulu ya, materi hari ini, nanti saya lanjutkan lagi, semoga bermanfaat
Tuesday, November 6, 2018
Berbisnis Itu Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan

Berbisnis Itu Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan

Berbisnis Itu Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan
Berbisnis Itu Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan

Berbisnis itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, iya memang keyataannya seperti itu.
Banyak yang berfikir, Wah berbisnis itu mudah ya, No, bukan itu kenyataannya .

Sebenarnya berbisnis itu sangat sulit , jika kamu tidak memahaminya ,tidak memiliki skill, tidak memiliki niat, dan tidak Siap dalam keadaan apapun .

Ketika Anda mulai berbisnis, diawal saja mungkin Anda bisa mendapatkan cobaan, Seperti :


  • Tertipu.
  • Gak laku-laku.
  • Stok numpuk.
  • Dituduh Penipu.
  • Diganggu Haters.
  • dan lain sebagainya.


Masih diawal aja Anda pasti punya cobaan, apalagi jika sudah pertengahan dan sedang naik daun, Bakalan lebih banyak lagi cobaannya, bahkan mungkin saja bisa lebih berat.

Percobaan dipertengahan kemungkinan besar, lebih berat, ketika Anda tidak kuat untuk menghadapi cobaan dan gangguan dalam berbisnis , bisa dipastikan Anda tidak akan berhasil .

Berbeda jika Anda sudah siap lahir dan batin berbisnis dalam kondisi apapun, Pasti Anda akan berhasil membangun bisnis Anda sampai di puncak kejayaan.

Banyak yang bilang, “Main bisnis ini mudah banget , cuma tiduran aja uang ngalir terus ”
Woi, darimana uang bisa ngalir kalau gak berusaha??

Tuyul aja harus keliling kampung dulu baru dapet duit, majikan tuyul aja harus gendongin tuyulnya kemana-mana baru bisa nyari duit . capek juga kan ?? 😄

Gak akan ada yang namanya bisnis itu mudah kalau gak ada pengorbanan, gak ada niat dari awal, gak ada Persiapan.

Ada beberapa tips yang perlu Anda siapkan sebelum Anda memulainya .

  • Siapkan Mental Anda.
  • Hargai ilmu yang diberikan.
  • Bersyukur.
  • Berdoa.
  • Perbanyak Action, Tapi jangan Asal Action, usahakan terinci dan terjadwal rapi
  • Ambil Kesempatan yang ada, Tapi jangan ngarep terus tentang kesempatan.
  • Jangan iri Sama orang sukses, tapi Terinovasilah dengan mereka.


Dengan tips diatas , belum bisa dikatakan 100% Anda bisa jadi pengusaha sukses, tapi setidaknya Insya Allah bisa membuat Anda menjadi pemula yang tidak takut gagal.

Perlu Anda ketahui, tidak ada bisnis yang instan, tidak ada bisnis yang tanpa kesalahan, tidak ada bisnis yang tidak ada masalah, Tidak ada bisnis yang bisa berkembang tanpa banting tulang.

Ingat, Anda boleh bermimpi, tapi jangan terhanyut dalam mimpi Anda, segeralah bangkit dari mimpi Anda dan kejar mimpi tersebut hingga Anda berhasil menggapainya

Jangan terlalu percaya dengan keajaiban dan keberuntungan, tetapi segeralah mencoba mencari keberuntungan dengan cara berbuat hal-hal yang lebih gila dari sebelumnya.
Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Dewanti Rumpoko All Right Reserved